3.22.2009
Why Design?
Quick sketch, ±10 minutes. Pencil on A4 drawing paper.
Reference used.Beberapa waktu lalu, gw nonton sebuah video di
TED Talk yang dibawain sama
Philippe Starck, seorang
product designer dari Prancis, dengan tema
Why Design?-mengapa mendesain?
Di awal-awal, gw sedikit berkutat sama Bahasa Inggrisnya Starck yang sempet bikin gw jungkir balik karena aksennya yang berat, tapi setelah gw
rewind berkali-kali terbiasa ma cara ngomong dia, it was an interesting talk.
Di dalam video itu, Starck bercerita secara elaborate dan ilustratif tentang kenapa dia mendesain. Semuanya dimulai dari hidup di permukaan Bumi 4.5 miliar tahun yang lalu, di mana makhluk hidup pertama berupa bakteri-bakteri kecil yang bodoh. Itu adalah kita. Tapi 4.5 miliar tahun kemudian, kita adalah manusia, yang udah mampu menciptakan komputer, iPod, mic, de el el, semua karena kita melalui sebuah proses yang bernama "mutasi". Menurut Starck, proses mutasi ini sebenernya simbolik, bakteri-bakteri 4 miliar taon lalu itu ga tau dia akan jadi apa di hari ini, dan begitu juga dengan kita, kita ga tau kita akan jadi apa 4 miliar taon mendatang. Karena itulah, kita juga musti ngerti kalo yang namanya evolusi itu ga hanya berenti sampe di kita aja.
Tapi cerita kita belom selesai, dan hanya kita lah yang bisa menyelesaikan cerita kita sendiri, maka karena itu Starck terus mendesain, supaya pada waktu tiba saatnya nanti, kita mampu memberikan perlengkapan-perlengkapan dan alat-alat yang terbaik untuk generasi di bawah kita nanti, supaya mereka mampu menulis cerita mereka sendiri.
Starck berbicara secara lepas dan ga pake catetan ato
charts, jadinya kadang-kadang kata-kata dia itu agak susah buat diikutin. Tapi walopun agak abstrak, it was really inspiring, dan merupakan sebuah jawaban yang luar biasa untuk pertanyaan
"why design?".
Desain, bagi sebagian orang, adalah sebuah hal yang
trivial, karena dianggap hanyalah senjata marketing. Desain eksis hanya untuk memperbagus benda supaya bisa terjual lebih banyak, ato dalam kata-kata Raymond Loewy,
"la laideur se vend mal"—apa yang jelek ga akan bisa terjual. True, ga ada yang bisa bilang kalo desain ga punya peran besar dalam mempengaruhi orang membeli sebuah produk, but is that it? Apakah yang namanya desain cuma terbatas pada membuat benda-benda yang enak diliat mata doang?
Design is about change. Desain membantu kita mengerti perubahan-perubahan yang terjadi di sekitar kita dengan mengubah mereka menjadi sesuatu yang membuat hidup kita makin efisien dan nyaman. Contohnya
green design yang aplikasinya menggunakan material dan energi lebih sedikit mengikuti semakin parahnya global warming dan semakin sedikitnya sumber daya alam kita. Atau desain visual yang memiliki kekuatan sebagai bahasa universal, dan mampu untuk membuat informasi-informasi yang kompleks menjadi sederhana sehingga bisa dimengerti oleh publik—ga peduli latar belakang mereka—dan mempermudah komunikasi, and so on. In this respect, design has already gone beyond making pretty things, design has the power to help shape the world.
Seperti yang Starck bilang, setiap generasi manusia punya kecenderungan untuk berpikir kalo evolusi berenti hanya sampe di mereka aja, tapi hanya karena kita adalah yang terkini bukan berarti kita adalah yang terakhir. Mankind won't die along with us. Karena itulah kita terus berkarya, dan ini ga terbatas hanya bagi para desainer aja, demi masa depan. So let's give our best for a better tomorrow. :)
scribbled @11:18 PM
people ran me down
1.29.2009
To be seen but not heard.

HP bunyi jem setengah sebelas malem. Gw angkat. Suara cowo di ujung sono.
"Sey, lo tanggal 6 ato 7 gitu ada rencana ga?"
"Ga ada sih harusnya, tapi gw kan minggu ini operasi gigi bungsu, tar balik buat buka jahitannya mungkin sekitar tanggal segitu. Emang kenapa?"
"Ga pa pa, tanggal segitu kan gw nge-band, pengen ngajakin lo nonton... Hehe."
"Oh, tapi tar abis gw operasi gigi pasti mulut gw blom enak, ga enak dong gw kalo gw pergi tapi ga bisa ngobrol."
"Ya lo ga usah ngomong lah, yang penting kan lo bisa duduk di situ trus keliatan cantik aja."
Gw pun terdiam.
Wow, how
OFFENDING is that? Mengatakan kalo selama gw bisa duduk manis gw ga perlu ngeluarin suara, isn't that implying my opinion and my feeling are LESS important than my look? If that was meant to be a compliment, well, it backfired.
Emang, sebagai salah satu dari kelompok manusia yang lebih feminin, gw termasuk individual yang lumayan memperhatikan penampilan gw. Dan kalo mau jujur, I'm quite vain. Seenggak-enggaknya, gw akan selalu mastiin kalo gw itu dalam keadaan yang
presentable sebelom gw melangkah keluar rumah. Tapi di atas semua itu, gw juga ngerti kalo penampilan itu bukan segala-galanya. Keadaan fisik seseorang itu emang penting, terutama di masyarakat sekarang yang sebagian besar—ehem—
superficial dan senang menilai orang dari pandangan pertama, tapi sebagai seseorang yang (mengaku)
modern-minded dan (terbukti) bawel, menurut gw, pikiran, opini, pandangan, perasaan, PLUS kemampuan gw untuk mengutarakan semua itu jauh lebih penting ketimbang fisik gw. Nyuruh gw ga usah bersuara asal gw keliatan cakep sama aja merendahkan gw jadi sebuah objek, dan tolong koreksi saya kalo saya salah, tapi gw ga ngerasa kalo ini zaman pertengahan.
*kayang*Sewaktu zaman pertengahan dulu, yang namanya wanita itu direpresi, ga diperbolehkan buat mengenal apa itu pendidikan, apalagi kalo menyatakan pendapat pribadinya di hadapan orang banyak. But I'd like to think we've come a long way since then. Sekarang perempuan banyak yang udah bergelar sarjana, bahkan beberapa menjadi pemimpin negara, dan kebebasan untuk berpendapat dan menyatakan pendapatnya itu udah menjadi hak semua orang, baik pria maupun wanita. Dan sebagai seorang perempuan yang hidup di zaman modern kaya ini, ga ada satu hal yang lebih gw suka daripada kemampuan gw untuk mengekspresikan diri gw tanpa harus takut terhadap reperkusi. Just because we are women doesn't mean we can be silenced and be treated like trophies. Sexism went out of date centuries ago, guys, get with the program.
That being said, untuk apa cowo keren bisa nge-
band tapi cuma mampu ngeliat sebatas fisik gw doang.
*tendang tong sampah punya tetangga*"...Ga usah deh, males gw."
P to the S, happy belated-: Christmas, New Year, and Lunar New Year, everybody. :)
scribbled @10:18 PM
people ran me down
11.22.2008
Windows on the World

I read a lot. Sejak gw kenal dan berteman sama yang namanya alfabet, gw suka membaca. Kasih gw material apa aja yang berisi informasi dalam bentuk tertulis dan pasti akan gw baca; mulai dari majalah, buku berisi teori-teori, novel sastra, koran,
e-book, label yang ditempelin di belakang produk-produk,
trivia, SMS, sampe brosur. And let it be said kalo gw juga beberapa kali jatuh korban kepada
chick lit.
Hobi sekaligus kebiasaan ini membuat gw mengingat sedikit lebih banyak informasi dan menyimpan sedikit lebih banyak pengetahuan daripada sebagian orang, dan karena ini, orang-orang sering dateng ke gw waktu pengen tau sesuatu, baik dari yang berguna sampe yang ga berguna. Tapi belakangan ini, gw merasa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan ke gw itu udah menjurus ke arah 'Keterlaluan'.
"Torso itu apa sih?"
"Kenapa mayonnaise ga baek buat kesehatan?"
"Yang bulunya lebat itu bukannya yang betina? Singa jantan yang botak kan?"
"Emang ada ya binatang yang namanya gajah laut?"
"Sarah Palin tuh siapa?"
"Emang si Amrozi dah mati ya?"
"Landak makannya apa sih?"
Percaya ga percaya, di atas ini adalah serangkaian pertanyaan yang pernah ditanyain kepada gw sama sekelompok manusia yang mengaku MAHAsiswa—sekelompok insan yang udah mengenyam pendidikan selama hampir seluruh hidup mereka. Biasanya, gw ga akan nge-
judge orang walopun orang itu nanyain soal sesuatu yang menurut gw adalah pengetahuan umum, tapi ini? Ini membuat gw pengen ngecek kalender buat memastikan kalo gw ga secara ga sengaja terkirim kembali ke TK.
Mendapat pertanyaan-pertanyaan yang menjurus ke arah
ignorant ini membuat gw bertanya-tanya, sebenernya berapa persen dari pelajar Indonesia yang bener-bener
knowledgeable? Berapa persen dari kita yang ga hanya pinter
text book, ga cuma bisa ngejar-ngejar nilai bagus di sekolah dan bangga dengan pangkat "Anak IPA", tetapi benar-benar punya informasi, pengetahuan, dan pengalaman di luar apa yang tercantum di buku-buku cetak itu? Berapa persen dari kita yang sadar kalo apa yang diajarkan di sekolah atopun institut-institut pendidikan laennya itu hanyalah dasar dan bukan segala-galanya? Kalo pertanyaan-pertanyaan di atas bisa dijadiin tolak ukur, kayanya ga banyak.
Banyak orang-orang di sekitar gw yang males baca karena menurut mereka yang namanya pengalaman itu jauh lebih penting dari membaca teori-teori. Memang, gw juga ngaku kalo yang namanya pengalaman itu penting, malah kalo gw dikasih kesempatan buat milih antara
mengalami sesuatu secara langsung dan
membaca tentang sesuatu lewat buku, gw pasti akan memilih opsi yang pertama. Tetapi gw juga sadar kalo gw punya keterbatasan-keterbatasan yang membuat gw mustahil memperoleh semua informasi melalui pengalaman, baik dari segi kemampuan, fisik, geografis, maupun materi—dan di situlah buku-buku berperan, mereka mensubstitusi apa yang ga bisa gw dapetin lewat pengalaman dan memperluas pengetahuan sekaligus cara pandang gw. Kalo kita cuma sepenuhnya bersandar sama yang namanya "pengalaman" dan "sekolah", apa bedanya kita sama katak dalam tempurung? Books are called
"windows on the world" for a reason.
Plus, sebage sumber informasi, buku otomatis punya peran dalam mengubah cara pandang dan cara berpikir seseorang. Penelitian udah membuktikan kalo orang-orang yang
well-informed umumnya akan menunjukkan kecenderungan berpikir lebih rasional, punya pikiran yang lebih luas dan tingkat simpati yang lebih tinggi, yang
ultimately akan membuat kita menjadi manusia yang semakin berkualitas.
Guys, start reading. This world is vast and magnificent, and even if we can't experience everything firsthand, at the very least, try to know about them. Life is amazing and magical and no one deserves to miss out so much. Mulailah dari membaca buku yang meng-
cover topik-topik yang lo suka and work your way up, dengan begitu, suatu hari nanti lo ga akan lagi merasa gw adalah orang yang
mahabencana maha tahu hanya karena gw menjelaskan kalo punuk onta itu sebenernya adalah tumpukan lemak dan bukannya buat nyetor air.
scribbled @10:51 PM
people ran me down
10.14.2008
Holy Shmoly!

Bats in the attic! I was tagged by
Unee! Apparently, I'm to list 10 of my bad habits here for all to see dan dari kemaren saya sibuk mengorek-ngorek kebiasaan-kebiasaan jelek saya, abis kok rasanya kebiasaan gw itu pada baik semua kaga ada jeleknya.
*najong*Anyway, gw punya perasaan post ini akan melakukan pembunuhan karakter, but I'll do it anyway because I love Unee.
*cup cup muah muah*To the Batmobile, Robin!
***************
Each blogger must post these rules
Each blogger starts with ten random facts/habits about themselves
Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their ten things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose ten people to get tagged and list their names.
Don’t forget to leave them a comment telling them they’ve been tagged and to read your blog.
And last but not least, FREE WILLING! Kalo ga mau ngerjain ya ndak papa. Kalo mau ya pasti seru banget. hehehehe (peraturan sendiri ala me)
In no particular order...
MY TOP 10 BAD HABITS
o1. I always say yes.
I can't count the times this neat little habit of mine screwed me over. Biasanya, kalo ada orang yang minta gw melakukan sesuatu buat mereka, PASTI akan gw lakukan selama masih di dalam kemampuan gw. It's really not that bad, tapi gw punya kecenderungan untuk selalu bilang iya padahal gw sendiri lagi punya jadwal yang super penuh dan dikejar-kejar tugas, apalagi kalo orang yang minta tolong itu pasang muka memelas minta ditabok gitu, mati saya.
o2. I procrastinate like a pro.
Tak bisa dipungkiri lagi, gw emang sangat menguasai yang namanya ilmu menunda-nunda. Gw rasa kalo bernapas bisa ditunda, mungkin akan gw tunda juga. Tapi gw sedang dalam proses menghilangkan kebiasaan jelek gw ini, walaupun sampe saat ini belom menunjukkan kemajuan yang signifikan, hihi.
o3. I'm impatient, and it shows.
Gw orangnya ga sabaran, ga bisa berlama-lama mengerjakan sebuah hal yang sama karena gw pasti bosen. Dan biasanya sifat gw ini paling keliatan kalo gw lagi ngerjain tugas yang butuh waktu lama dan ketelitian tinggi, soalnya pasti awal-awalnya bagus tapi makin lama makin ancur. *joget*
o4. I occasionally shoot from the hip.
And more often than not, they are bitchy remarks or sarcastic comments. So sorry, mulut saya jahat.
o5. I like to use big words in tests.
Terutama waktu mengerjakan soal ujian yang gw kaga tau jawabannya, pasti akan gw keluarin semua kosa kata gw yang susah-susah dan aneh-aneh sambil gw selipin beberapa istilah asing dengan harapan tuh dosennya bingung dan MINDER sama bahasa gw lalu gw dikasih nilai bagus. Tapi tampaknya sampe saat ini taktik gw masih kurang berhasil, mungkin lain kali perlu gw tambahin bahasa Latin juga. Hm.
o6. I'm constantly having a sense of underachievement regardless of how much I've accomplished.
Gw sering punya perasaan kalo apa yang udah gw kerjain itu masih kurang bagus, kurang rapi, kurang kreatif, kurang ini kurang itu, walaupun kerjaan gw itu sering dipuji ma orang-orang di sekitar gw. I just can't shake it off. Gw juga sering risih kalo karya gw yang gw anggap jelek itu diminta sama orang lain, rasanya menggelitik gimanaaaa gitu, terutama di bagian ulu hati.
o7. I have a tendency to over-analyze things.
Dan kebiasaan gw ini sering bikin gw bingung dan butuh waktu lama waktu ngambil keputusan. Mengganggu sekali.
o8. I make a trend out of changing plans.
Karena gw orangnya gampang banget ngerasa bosen, gw sering banget ganti-ganti rencana dari proyek gw secara ekstrim.
Hm, ekstrim, that's a sexy word.
o9. I abuse my brain.
Selalu ada lebih dari satu hal yang gw pikirin pada waktu yang bersamaan, dan biasanya hal-hal itu ga ada hubungannya sama apa yang lagi gw lakukan. Ini paling sering terjadi waktu gw lagi baca atau dengerin orang ngomong, my brain goes in many ways at once and in the end, I'm reading but not really following and I'm hearing but not really listening.
1o. I'm an user of IndonEnglish.
Dan jelas terlihat di post ini kalau saya suka menyampur-nyampur Bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris dengan tidak senonoh, walaupun cara saya menyampurkannya berbeda sama Cinta Laura. Jelas dia lebih keren.
And I tag:
Johan. Buka, BUKA semuanya, ses. Alah.
Aldo. Lebih baik kau kerjakan ini daripada nge-blog tentang Sarah Palin, hihi.
Andrea. Supaya yang bersangkutan update blog-nya.
Ten Ryu. Sebage ganti comment gw yang blom sempet gw kasih, ini gw kasih tag dulu. *breakdance*
Bomon. Karena beliau keliatannya keabisan ide buat nulis sampe nge-blog soal cacing.
Patricia. Karena dia belom post hasil pointilis Fotografinya sampe detik ini.
Dan sisanya, siapa aja deh yang mau ngerjain. :)
And that's it! Aib-aib saya sudah dibuka semua, tolong jangan terlalu keras dalam mengomentari saya karena batin saya sedang lemah. *lebay*
scribbled @7:23 PM
people ran me down
9.06.2008
Perfection is overrated anyway.

After digging my way out of five million years worth of homework and assignments, I can finally come back to the Blogosphere. Semester tiga gw baru dimulai sebulan tapi kok gw merasa rentang hidup gw udah berkurang 10 taon. Astaga.
But that doesn't matter. Karena di malam hari yang dingin dan membuat saya rindu akan pelukan hangat penuh kasih ini, saya mau membahas tentang Kate Moss. Woohoo.
Well, mungkin bukan Kate Moss sendiri, tapi lebih ke patung Kate Moss yang baru-baru ini dibuat. Apparently, bulan Agustus kemaren, sebuah patung emas seberat 50 kg hasil karya seorang seniman Inggris, Marc Quinn, dijadiin bagian dari British Museum. Patung emas itu diperkirakan harganya mencapai $2.8m (£1.5m) dan merupakan patung emas terbesar yang pernah dibuat semenjak era Mesir kuno. Dan model patung yang bernama Siren itu tak laen dan tak bukan adalah Kate Moss sendiri.
Quinn makai Kate Moss sebage model patung karyanya karena menurut Quinn, "Moss adalah kecantikan paling ideal saat ini".
But many disagree.
Munculnya patung emas Moss ini nimbulin berbagai macam pendapat dan komen dari orang-orang (terutama di internet), ada yang setuju-setuju aja sama pendapat Quinn, tapi banyak juga orang-orang yang ga setuju sama deskripsi Quinn itu. Dan kebanyakan orang-orang yang merasa Moss ga patut dapet privilege kaya gitu selalu mengait-ngaitkan alasan mereka dengan kasus cocaine Moss dulu. Mereka dengan lantang berkata kalau Moss itu ga patut dijadikan icon kecantikan masa kini karena dia dulunya adalah pecandu cocaine.
Are people really that bigoted? Gw ga ngerti kenapa setiap ada hal 'besar' terjadi pada seorang figur publik--apalagi hal yang "wah" kaya dijadiin model patung emas yang melambangkan kecantikan, orang-orang pasti bakalan mencari dan menggali kesalahan yang pernah diperbuat sama orang itu untuk dijadiin alasan kenapa si figur publik tersebut ga berhak mendapat kesempatan seperti itu dan mengkritik dia abis-abisan.
Kalo mau jujur, gw sendiri bukan fans-nya Kate Moss (I'm more of a Gemma Ward kinda girl. Or Jessica Stam. Or Coco Rocha. Wait, I'm getting off track.) dan gw juga merasa ada wanita yang lebih cantik dan lebih cocok dibilang memiliki "kecantikan yang ideal" saat ini, tapi gw ga merasa perlu mengungkit-ngungkit kejelekan-kejelekan dia untuk mem-back up pendapat gw. Kenapa sih musti menggali-gali kesalahan-kesalahan dia dulu? Bukannya fakta bahwa dia BUKAN LAGI pecandu cocaine itu lebih penting? Bukannya fakta kalo dia itu pernah jatuh tapi mampu bangkit lagi dan mau menjadi lebih baik itu lebih penting? Kate Moss itu adalah manusia sebelom dia adalah supermodel, dan ga ada manusia yang sempurna. Menjadi seorang figur publik atau supermodel bukan berarti dia lantas bisa kebal sama yang namanya kesalahan.
Dan yang paling bikin gw geleng-geleng itu adalah kenapa tiap kali terjadi hal seperti ini, yang selalu diungkit-ungkit itu cuma hal buruk yang pernah dilakukan sama orang yang bersangkutan dan bukan hal-hal yang baik. Orang-orang selalu mencari alasan kenapa mereka GA PATUT mendapat kesempatan seperti itu dan bukannya alasan yang membuat mereka BERHAK mendapatkan kesempatan itu.
Moss emang pernah jadi pecandu, itu juga hal yang buruk menurut gw, tapi dia juga adalah supporter dari berbagai charity dan membantu mendirikan beberapa foundation non profit, salah satunya Sam and Ruby yang fokusnya menyediakan edukasi dan tempat tinggal bagi anak-anak korban Tsunami di Thailand. Why not see that? Kenapa yang diangkat-angkat itu malah kasus cocaine-nya?
Iya, sebage manusia, gw juga ngerti kalo yang namanya mengangkat dan ngomongin kejelekan atau kesalahan orang laen itu adalah sebuah hal yang jauh lebih gampang dibandingin memuji. Tapi hanya karena sebuah hal GAMPANG untuk dilakukan, bukan berarti hal itu HARUS dilakukan. Treat others as you would like to be treated, please. Gw kok rasanya agak-agak muak dengerin orang ngomong hal-hal yang jelek terus tentang sesama, has humankind really stooped so low?
scribbled @10:49 PM
people ran me down
8.07.2008
The Ladies Strike Back

First arc: When Seyren Met Jeng RoseSecond arc: The DominatrixThird arc: The Late Night LadiesStarring the young and bright-eyed Seyren as
inamorata and the bushy-haired but also young
sez Rose as
pour l'amour de Dieu, the adventure continues in the fourth arc;
'The Ladies Strike Back'.
(3:59:57 PM) pour l'amour de Dieu says: si dori mana tuh...ga keliatan lage
(4:00:08 PM) inamorata says: mati
(4:00:35 PM) pour l'amour de Dieu says: da d bakar mayatnya?
(4:01:02 PM) inamorata says: blm
(4:01:05 PM) inamorata says: baru ditutup koran
(4:01:10 PM) pour l'amour de Dieu says: alah
(4:01:14 PM) inamorata says: alah juga
(4:20:48 PM) pour l'amour de Dieu says: alah
(4:20:58 PM) pour l'amour de Dieu says: dicium ma eqe bs lgs k surga dunk
(4:21:03 PM) inamorata says: bwakaka
(4:21:04 PM) inamorata says: iya2
(4:21:07 PM) inamorata says: langsung mati soalnya
(10:42:42 PM) inamorata says: killing me softlyyyyyy
(10:42:53 PM) pour l'amour de Dieu says: with his song
(10:43:01 PM) inamorata says: killing me soft-ly...
(10:43:06 PM) pour l'amour de Dieu says: with his song
(10:43:56 PM) pour l'amour de Dieu says: alah
(10:44:03 PM) pour l'amour de Dieu says: negh lagu kaga pny lyric
(10:47:49 PM) inamorata says: buka web XXI skg jg
(10:48:12 PM) pour l'amour de Dieu says: BUKA
(10:48:14 PM) pour l'amour de Dieu says: buka!
(10:48:18 PM) pour l'amour de Dieu says: buka semuanya
(10:48:20 PM) pour l'amour de Dieu says: alah
(10:48:28 PM) inamorata says: alah
(10:48:34 PM) inamorata says: terdengar kotor
(9:56:05 PM) pour l'amour de Dieu says: MAHADEWI
(9:56:06 PM) inamorata says: alah
(9:56:18 PM) inamorata says: mahabencana lo mah
(1:03:26 AM) pour l'amour de Dieu says: kl tertidur di dpn kompie
(1:03:34 AM) pour l'amour de Dieu says: terantuk monitor
(1:03:39 AM) inamorata says: trs kejedot keyboard
(1:03:46 AM) pour l'amour de Dieu says: berdarah
(1:03:50 AM) inamorata says: MATI
(1:22:42 AM) pour l'amour de Dieu says: mgkn d jiwa yg tersesat
(1:22:50 AM) inamorata says: bkn
(1:22:55 AM) inamorata says: dia itu jiwa yg menyesatkan
(1:23:08 AM) pour l'amour de Dieu says: jiwa yang tersesat hingga menyesatkan
(1:23:24 AM) inamorata says: jiwa yg menyesatkan sampe tersesat sendiri
(12:26:34 AM) pour l'amour de Dieu says: ses2
(12:26:37 AM) inamorata says: apa?
(12:26:39 AM) pour l'amour de Dieu says: sy ingin bertanya
(12:26:44 AM) pour l'amour de Dieu says: bolehkan sy bertanya
(12:26:53 AM) inamorata says: apakah pertanyaan ini senonoh?
(12:27:06 AM) pour l'amour de Dieu says: anda tak menjawab pertanyaan saya
(12:27:14 AM) pour l'amour de Dieu says: jawab doloe dunk yg sebelumnya
(12:27:20 AM) inamorata says: anda tdk bertanya
(12:27:25 AM) inamorata says: saya tdk melihat ada tanda tanya
(12:27:29 AM) inamorata says: artinya tak ada pertanyaan
(12:27:40 AM) pour l'amour de Dieu says: jgn mengajukan pertanyaan yg perlu sy jwb sdg anda blum menjawab pertanyaan saya!
(12:27:51 AM) inamorata says: jgn menyuruh saya menjawab sebuah pertanyaan yg belum ditanyakan!
(12:27:50 AM) pour l'amour de Dieu says: bolehkan saya bertanya?
(12:27:54 AM) inamorata says: boleh
(12:27:59 AM) pour l'amour de Dieu says: ya sudah
(12:28:04 AM) pour l'amour de Dieu says: anda sdh menjawabnya
(12:28:06 AM) pour l'amour de Dieu says: trima kasih
(12:28:10 AM) inamorata says: ALAH
(8:15:17 PM) pour l'amour de Dieu says: mo ntp apa dr puncak?
(8:15:18 PM) pour l'amour de Dieu says: pohon pinus?
(8:15:23 PM) inamorata says: akah
(8:15:34 PM) inamorata says: sy nitip jagung bakar sebiji sez
(8:15:38 PM) inamorata says: sampe sini masih hrs hangat
(8:15:41 PM) inamorata says: sy tak peduli
(7:01:22 PM) inamorata says: sez
(7:01:26 PM) inamorata says: perluas wawasan
(7:01:31 PM) inamorata says: buka mata buka hati
(7:01:32 PM) inamorata says: akah
(7:01:34 PM) inamorata says: buka dada
(7:01:38 PM) pour l'amour de Dieu says: ses
(7:01:41 PM) pour l'amour de Dieu says: kamu nakal
(7:33:07 PM) pour l'amour de Dieu says: kemaren sy makan jagung bakar d puncak
(7:33:17 PM) pour l'amour de Dieu says: lalu bermain2 api unggun
(7:33:18 PM) pour l'amour de Dieu says: akiad
(7:33:25 PM) inamorata says: bermain api terbakar sez
(7:33:31 PM) inamorata says: hmm bermain api terbakar
(7:33:34 PM) inamorata says: bermain air basah
(7:33:38 PM) inamorata says: jadi kita disuruh maen apa?
(7:33:40 PM) inamorata says: pepatah yg aneh
(8:13:38 PM) pour l'amour de Dieu says: astaga!
(8:13:39 PM) pour l'amour de Dieu says: anda ol!
(8:13:44 PM) inamorata says: astaga!
(8:13:46 PM) inamorata says: saya ol!
(8:13:51 PM) pour l'amour de Dieu says: astaga!
(8:13:54 PM) pour l'amour de Dieu says: anda akan uas!
(8:13:57 PM) inamorata says: astaga!
(8:14:00 PM) inamorata says: anda mengingatkan saya!
(8:14:10 PM) pour l'amour de Dieu says: akah
(8:21:09 PM) inamorata says: sy kita anda menggunakan syal itu utk melakukan tindak asusila
(8:21:20 PM) pour l'amour de Dieu says: apa itu "saya kita" ses?
(8:21:45 PM) inamorata says: saya kira*
(8:21:59 PM) inamorata says: org bodoh mana yg menaruh huruf T di samping R di keyboard
(8:22:04 PM) inamorata says: org itu tak hafal urutan alfabet
(6:37:41 PM) inamorata says: SES
(6:37:54 PM) inamorata says: 2 MINGGU LAGI SY UAS
(6:37:56 PM) inamorata says: sy stres
(6:38:09 PM) pour l'amour de Dieu says: SES
(6:38:16 PM) pour l'amour de Dieu says: SEBULAN SETENGAH LAGI SY UAS
(6:38:20 PM) pour l'amour de Dieu says: sy santai
(11:49:04 PM) pour l'amour de Dieu says: sy rasa ses
(11:49:10 PM) pour l'amour de Dieu says: MEREKA TAKUT
(11:49:14 PM) pour l'amour de Dieu says: dengan kekuatan LADU
(11:49:17 PM) inamorata says: SEZ
(11:49:21 PM) inamorata says: apa itu LADU
(11:49:32 PM) inamorata says: sapi ladu hitam
(11:49:37 PM) inamorata says: terdengar salah
(11:50:51 PM) pour l'amour de Dieu says: SES
(11:50:53 PM) inamorata says: ya?
(11:50:53 PM) pour l'amour de Dieu says: sy ngantuk
(11:50:56 PM) inamorata says: AKAH
(11:51:00 PM) inamorata says: baru mau jem 12
(11:51:06 PM) inamorata says: perempuan malam macam apa anda
(11:51:11 PM) inamorata says: tak becus bergadang
(12:33:12 PM) pour l'amour de Dieu says: ses
(12:33:14 PM) pour l'amour de Dieu says: itu kiamad
(12:33:20 PM) pour l'amour de Dieu says: dia akan membentuk dunia baru
(12:33:27 PM) pour l'amour de Dieu says: kita hrs sgera mengumpulkan dragon ball
(12:33:49 PM) inamorata says: akah
(12:33:55 PM) inamorata says: apa hubungan dragon ball dgn kita
(12:34:00 PM) inamorata says: kt harusnya menghimpun sailor moon
(12:34:20 PM) pour l'amour de Dieu says: akah
(12:34:31 PM) pour l'amour de Dieu says: lalu kita pake kekuatan planet2 lain untuk membantu kita
(12:34:41 PM) inamorata says: DGN KEKUATAN BULAN
(12:35:08 PM) pour l'amour de Dieu says: akan menghukummu~
(12:35:26 PM) inamorata says: ses
(12:35:40 PM) inamorata says: knp kekuatan bulannya macho lantas menghukumnya mendadak lebay
(12:35:43 PM) inamorata says: sy merasa terganggu
(9:25:54 PM) pour l'amour de Dieu says: ses
(9:25:56 PM) inamorata says: ya?
(9:25:59 PM) pour l'amour de Dieu says: SES
(9:25:59 PM) inamorata says: YA?
(9:26:00 PM) pour l'amour de Dieu says: SEZZZ
(9:26:02 PM) inamorata says: YAAA?
(9:26:04 PM) pour l'amour de Dieu says: SESSSSS
(9:26:06 PM) inamorata says: YAAAAAA?
(9:26:07 PM) pour l'amour de Dieu says: gpp
(9:26:09 PM) inamorata says: BITCH
(9:38:44 PM) inamorata says: sez
(9:38:45 PM) inamorata says: sez
(9:38:46 PM) inamorata says: sez
(9:38:47 PM) inamorata says: sez
(9:38:48 PM) inamorata says: sez
(9:38:49 PM) pour l'amour de Dieu says: yah
(9:38:51 PM) pour l'amour de Dieu says: ADA PAAAAAAAAA
(9:38:56 PM) inamorata says: tak ada apa2
(9:39:01 PM) pour l'amour de Dieu says: beeyatch
(6:49:05 PM) inamorata says: sez
(6:49:11 PM) inamorata says: anda jgn berhalusinasi
(6:49:14 PM) inamorata says: delusional
(6:49:30 PM) pour l'amour de Dieu says: sy melihat oasis
(6:49:30 PM) pour l'amour de Dieu says: akah
(6:49:39 PM) inamorata says: akah
(8:20:51 PM) pour l'amour de Dieu says: dan anda pun ol
(8:20:53 PM) pour l'amour de Dieu says: padahal sy baru mengirim sms ke anda
(8:20:57 PM) pour l'amour de Dieu says: kembalikan pulsa saya
(8:21:03 PM) pour l'amour de Dieu says: akah
(8:21:23 PM) inamorata says: tunggu sez
(8:21:26 PM) inamorata says: sy sedang balas sms anda
(8:21:28 PM) inamorata says: akah
(8:21:31 PM) pour l'amour de Dieu says: Akah
(12:30:33 AM) pour l'amour de Dieu says: AKAH
(12:30:33 AM) pour l'amour de Dieu says: ses
(12:30:33 AM) pour l'amour de Dieu says: sy mo bubu
(12:30:35 AM) pour l'amour de Dieu says: tp anda muncul
(12:30:37 AM) pour l'amour de Dieu says: bgmn ini
(12:30:38 AM) inamorata says: akah
(12:30:39 AM) inamorata says: sez
(12:30:45 AM) inamorata says: sy justru sign in utk menyuruh anda bubu!
And by the way, please excuse the non-flashy and below average picture, my
Windows Vista went bye-bye again, so naturally, my
Photoshop also went bye-bye. Again. So until I get my Photoshop back, please make do with the blurry sketch and my attractively appealing handwriting.
scribbled @5:50 PM
people ran me down
6.27.2008
The young, the old, and the beautiful.

"Ren, mama keliatan tua ga?"
Semenjak menginjak umur 40-an, pertanyaan di atas itu makin sering gw denger dari nyokap gw. Kaya wanita-wanita umur segitu pada umumnya--terutama yang tinggal di kota--, nyokap gw juga termasuk salah satu dari jajaran wanita yang takut umurnya keliatan di muka, yang rajin pake product ini itu yang bertujuan buat menghilangkan 'garis-garis umur' alias keriput dan kantong mata.
Kadang-kadang gw bingung harus menyebut ini 'kecenderungan' atau 'kebiasaan buruk'. Mereka sering merasa diri keliatan tua, ngerasa udah jelek karena udah ada garis-garis yang muncul di muka mereka, padahal dalam pikiran gw, they look good. Tapi teteup aja mereka resah gelisah
mendesah takut 'tua'.
Dan parahnya lagi, kebanyakan majalah-majalah wanita yang beredar sekarang itu entah kenapa malah kayanya mendukung sikap 'takut tua' itu, dengan cara ngasih tips-tips gimana cara tampil muda dan menutupi umur, gimana cara tau umur wanita laen dari fisiknya (yang ternyata bisa diketahui lewat keriput di leher dan kantong mata), ngiklanin berbagai macam produk yang katanya bisa membuat wanita keliatan lebih muda dalam itungan hari, sampe ngenalin yang namanya operasi plastik dan
Botulinum toxin (ato dalam nama bekennya, "
Botox") buat mulusin wajah lagi.
Maybe it's because I'm still young, maybe it's because I haven't had laugh lines yet, or maybe it's because I don't understand how they feel, but attitude like that has always irked me.
Rasa
insecure di umur segitu itu wajar, umur di mana kita udah bisa dibilang 'tua' dan memutih rambutnya, dan gw yakin kalo tar gw udah umur segitu juga gw pasti ngerasa agak cemas juga, it's human. Yang namanya manusia pasti mau fisiknya fit dan mulus selalu. Tapi yang menurut gw ga wajar itu adalah wanita-wanita yang
"try too hard", berusaha sedemikian rupa biar tetep keliatan jauh lebih muda daripada umur sebenernya dengan cara pake pakean yang bener-bener ga pantes (pernah liat tante-tante umur 40-an yang pake
baby tee dengan tulisan 'HOT' ber-glitter dan
hot pants sampe belahan pantatnya ke mana-mana? Gw pernah), tarik kulit dan suntik
Botox sebulan sekali, ato ngecat rambut warna-warni dan pake
make-up setebel Tembok Berlin. They don't make you look young, they make you look trashy. Gimana mau membimbing yang muda kalo pikirannya masih pengen nyaingin mereka?
Justru wanita-wanita yang 'mengenakan' umur mereka dengan bangga lah yang menurut gw memberikan sebuah citra yang
respectable, dan sebage gantinya, gw juga otomatis akan jadi respect ma mereka. Garis-garis di wajah dan rambut yang memutih itu memang membuat orang terlihat tua, tapi mereka juga membuat seorang wanita terlihat dewasa,
down to earth, dan bijaksana. Mereka itu adalah catatan, tentang hidup dan pengalaman, dan semua
laugh lines itu menceritakan tentang kebahagiaan yang sudah pernah kita alami, so why cover it? Why don't we just wear it with just a little make-up and a smile? :) Grow old gracefully, a woman's age makes her look beautiful.
Dan jangan lupa juga kalo yang namanya keadaan fisik itu juga dipengaruhi sama pikiran kita, when you tell yourself you're old, that's when you really
are old. Kalo cuma dandan dan berkelakuan kaya anak-anak ABG, gw yakin itu bisa dilakukan sama semua orang-orang yang udah berumur, tapi kalo memiliki pikiran yang 'muda', bersemangat, tapi bijaksana? Itu yang menurut gw sebenernya harus tapi ga dimiliki sama semua orang.
Don't be afraid of growing old and grey, cherish it. Because in the end, what really matters is not how old you look, but how young you feel.
"Yes, ma, you look old. And beautiful."
scribbled @5:22 PM
people ran me down